Berada di Pusat Kota Barru, Monumen ini Minim Perhatian

Terletak dipusat kota Barru, bangunan monumen ini bisa jadi hanyalah sebagian kecil cerita sejarah perjuangan yang ada di Kabupaten Barru. Taman kecil itu terlihat rapi dari jalan raya. Akan tetapi tidak banyak masyarakat yang berkunjung kesana padahal monumen tersebut merupakan salah satu perjalanan sejarah yang ada di Kabupaten Barru. Hanya saja ketika merajuk di situs tersebut, tidak banyak yang bisa menceritakan monumen yang satu ini. Berbeda dengan monumen sejarah yang lain, misalkan Colliq Pujie, Monumen Garongkong, Makam Megalitik Ralla, Monumen Pacekke, Tugu Payung dan banyak lainnya. Kesemuanya dapat dijumpai informasinya di mesin pencari.

Di Hari Kemerdekaan RI ke-71 ini, team redaksi Barru.Org mengangkat cerita sejarah yang terkandung dalam monumen perjuangan ini. Sebuah patung yang berdiri selayak prajurit tangguh dan ilustrasi patung yang bercerita tentang perjuangan mereka melawan Belanda dahulu. Menurut papan nama yang bertuliskan Memori itu tidak lagi menjelaskan secara jelas hanya ada tulisan “monumen ini dibangun sesuai perjuangan prajurit melawan penjajahan sebagai pengingat masyarakat kabupaten Barru”.  Dibangun pada tanggal 9 November 1986 yang diprakarsai oleh Gubernur Sulawesi Selatan pada saat itu. 20160816_105434

Kita sebagai penerus negeri, sepatutnya menjadi renungan jika dibalik kepemimpinan pahlawan bangsa ada prajurit yang punya andil besar dalam kemenangan negara kita terdahulu. Seperti yang terlihat dimonumen perjuangan tersebut. Jangan sampai kita berada pada ruang kekosongan ilmu sejarah atas apa yang terlihat nyata dikehidupan sehari-hari. Tersirat perjuangan mereka yang siap menggempur penjajah beserta melindungi para keluarganya dari segala bahaya. Melindungi tanah air mereka dan Bersatu padu dalam satu kesatuan yaitu prajurit Bangsa Indonesia di Kabupaten Barru.

Tidak banyak yang tahu cerita dan maksud adanya monumen tersebut. Sehingga inilah momentum bagi kita semua untuk bisa lebih peka terhadap nilai dari bangunan sejarah yang ada. Teruslah mencari dan tahu mengapa mereka didirikan sebagai monumen karena kita sebagai penerus bisa berbuat melebihi apa yang mereka lakukan untuk tantangan bangsa dan negara saat ini. Selalulah berbuat positif karena tanah air ini lahir dari darah perjuangan. Penulis : Asriadi Rijal