Festival Budaya To Berru Sebagai Titik Temu Desa dan Kelurahan Untuk Kemajuan Pariwisata Barru

Ada yang berbeda di Kabupaten Barru setiap bulan April, Biasanya mulai sekitar tanggal 20an. Agenda tahunan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kab. Barru dalam melestarikan keragaman, budaya, kuliner bahkan sampai pada potensi wisata yang ada. Festival Budaya To Berru diadakan dengan tujuan memberikan hiburan, edukasi dan gerakan kesadaran akan pentingnya menjaga Budaya yang lahir dari leluluhur terdahulu. Kegiatannya pun beranekaragam, mengangkat kembali tradisi budaya dulu, cerita-cerita kerajaan rakyat Barru, Tarian, Karnaval Budaya, Pameran, Kuliner khas Barru, Nyanyian Bugis, dan Permainan Tradisional yang menambah meriahnya kegiatan tersebut.

_DSC6841

Parade Karnaval Budaya FBTB 2014

Khusus untuk Tahun ini akan diadakan di bulan Agustus tepatnya tanggal 06-13 Agustus 2016 disebabkan adanya beberapa event Provinsi yang sebelumnya diadakan di Kabupaten Barru sehingga membuat Festival Budaya To Berru diundur. Khusus tahun ini diangkat cerita perjalanan salah satu perempuan tangguh ialah Colliq Pujie, perempuan penulis naskah terpanjang La Galigo. Bukan hanya itu cerita yang ada didalamnya menjadi alasan pemerintah daerah menjadikan Pernak pernik Colliq pujie sebagai tema Festival Budaya to Berru tahun 2016 ini.

dsc_0255 - Copy

Paduan Suara Pembukaan FBTB 2014

Persiapan dari bulan Februari sudah banyak dilakukan, termasuk keterlibatan Kelurahan / Desa yang ada di Kabupaten Barru. 55 Kelurahan / Desa diundang dalam rapat persiapan Festival tersebut sekaligus mensosialisasikan tentang peran Kelurahan / Desa dalam mengelola Potensi Wisata yang ada di sekitar daerahnya. Keterlibatan perangkat Kelurahan dan Desa merupakan awal lahirnya sinergitas antara Dinas Pariwisata dengan perangkat yang ada dibawahnya. Hal demikian dapat menambah kemajuan sektor wisata dalam pembangunan Barru. Hal tersebut juga menjadi harapan bagi mereka yang ingin membangun desanya melalui sektor wisata terutama yang memiliki panorama alam yang luar biasa indah. Dinas Pariwasata menjadikan perangkat desa Manuba sebagai Desa percontohan dalam pengelolaan sektor wisatanya karena dapat memberikan penunjang bagi pengunjung selama berada disana. Manuba merupakan salah satu destinasi wisata air terjun yang punya karakteristik tersendiri. Peran aktif masyarakatnya merupakan hal mendasar yang menunjukkan kemajuan wisata tersebut.

IMG_20160316_094931

Aparat Desa & Kelurahan di Rapat Pembahasan FBTB 2016

Keterlibatan aparat Kelurahan dan Desa dalam pementasan Karnaval dan Promosi Wisata Barru merupakan hal yang sangat positif agar Wisatawan Lokal dan Mancanegara semakin melihat Barru sebagai kota Pariwisata dan Berbudaya. Satu tahun terakhir ini memang merupakan awal lahirnya wisata lokal Barru yang mampu menjadikan obyek wisatanya sebagai alternatif pilihan masyarakat Sulawesi Selatan dalam menikmati akhir pekan dan waktu liburannya. Peran Anak Muda Barru dalam segala gerakan baik dilingkungan wisata langsung maupun melalui media sosial juga sangat meningkat pesat. Sehingga kita semua optimis, Kabupaten dengan julukan Kota Hibridah ini mampu mendunia kedepannya.

img_8683 - Copy

Tari Kreasi di Pembukaan FBTB 2014

Untuk tahun ini, di Festival Budaya to Berru akan dilakukan launching dua obyek Wisata yakni, Wisata Mangrove yang ada di Pulau Pannikiang Kecamatan Balusu dan Wisata Keluarga Bola Pitue yang ada di Pesisir Pantai Padongko Kecamatan Barru. “ Ini adalah langkap awal kita, karena tidak semua langsung kita bisa launching. Tapi kita juga mengharapkan peran dari pemerintah di tingkat Desa / Kelurahan dalam mengelola Potensi Wisata “ Pungkas A. Syarifuddin sebagai Kadis Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kab. Barru. 

Penulis : Asriadi Rijal
Photo : Barru.Org & Humas Barru