Mengenal Lebih Dekat, Pencetak Goal Terbanyak Praporda Barru

Salah satu olahraga paling diminati di dunia adalah Sepak bola. Hampir semua kalangan masyarakat menyukai olahraga ini. Sepak bola merupakan penyatu semua insan dari sabang sampai merauke semua berbaur jika tim nasional Garuda bertanding, rasa nasionalisme akan terasa. Hingga Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia  (PSSI) sebagai organisasi yang membidangi olahraga sepak bola ini. Hal itu juga terasa di Kabupaten Barru, dimana baru-baru ini terlaksana pertandingan Praporda Wilayah IV yang dilaksanakan langsung oleh Pengurus PSSI Barru sebagai tuan rumah. Bahkan selama pertandingan berlangsung lapangan dipenuhi penonton masyarakat Barru sendiri.

Dibalik kemenangan Tim Askab Barru sampai lolos masuk pada Porda yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pinrang bersama Tim dari Kabupaten Maros. Ada salah satu pemain Askab Barru yang sebagai Pencetak Goal terbanyak. Muhammad Irman Ramli merupakan salah satu pemain yang lolos masuk team Askab PSSI Barru pada praporda wilayah IV yang berlangsung (11/5) kemarin yang membawa timnya sebagai juara grup dan otomatis membawa tiket masuk pada Porda tahun depan.

18403673_1747361348624285_5108385198919259544_n

Diikuti oleh team sepak bola dari Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, Kota Pare-pare sekaligus Kabupaten Barru sebagai tuan rumah. Pembukaan pertandingan diawali dari pertandingan Barru berhadapan dengan Tim dari kabupaten Pangkep yang saat itu di buka Langsung oleh Bapak Plt.Bupati Barru Ir.H.Suardi Saleh,M.Si. Alhasil Tim Barru mampu menaklukkan Kabupaten Pangkep dengan skor 3-1 yang  dicetak sendiri oleh pemain striker ini dengan 2 goal langsung.

Anak kedua dari 5 bersaudara ini merupakan pemain Barru dengan posisi sebagai striker. Pada pergelaran praporda wilayah IV ini tidak tanggung-tanggung sebagai pencetak goal terbanyak. Semua laga pertandingan di cetak olehnya dengan 4 goal. Seperti kata beliau ketika kami temui langsung di rumahnya bercerita “Alhamdulillah,Senang sekali itu berkat doa dan dukungan kedua orang tua dan seluruh masyarakat barru ini juga karena Tim Barru sendiri yang sejak kami dalam seleksi sudah sangat disiplin dan solid”.

Dari kedua orang tua Irman sapaan akrabnya, Bapak Ramli dan ibu Andi Harnani begitu memberi dukungan yang sangat besar. Hampir semua waktu latihan dan pertandingan anaknya diberi dukungan secara langsung. Bahkan sejak kecil Irman malah tidak disangka akan menjadi pemain sepak bola sampai bisa masuk pada pemain inti pada tim Barru, bagaimana tidak beliau pernah mengalami patah tulang paha bagian kanan akibat kecelakaan yang dimana harus menjalani operasi. Umur Irman pada saat itu masih 12 tahun, dan banyak keluarga yang memastikan Irman tidak lagi bisa menjadi pemain sepak bola. Akan tetapi semua berkata lain, setelah proses penyembuhan tingkat skill dan tekadnya kuat malah membuat anak ini bisa lebih hebat bermain bola. Sejak itu orang tuanya mendukung penuh semangat yang dimiliki anaknya.

Kedepan dia ingin tetap fokus pada pertandingan Porda tahun depan. Latihan dan latihan menjadi kunci utamanya saat ini. “Semoga saya bisa memberikan hasil yang baik untuk Barru bersama tim kami Askab PSSI Barru” sahut Irman disela wawancaranya.

Laporan : Asriadi Rijal
Photo : https://www.facebook.com/imank.mathematic