Menteri Pertanian Berkunjung ke Barru, Ada Apa Ya ?

Kabupaten Barru memang memiliki luas wilayah pertanian yang merupakan pemopang utama dalam pendapatan daerah. Hari ini ( 20 Maret 2017 ) , Bapak Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman , MP melakukan kunjungan kerja di wilayah Lingkungan Batubessi Kelurahan Sepe’e Kecamatan Barru Kabupaten Barru dalam rangka Panen Padi Bersama musim Tanam 2016/2017. Beliau didampingi langsung oleh Plt. Bupati Barru Ir. Suardi Saleh M.Si, Kepala Perum Bulog Sulawesi Selatan Bapak Irianto hutagao, Anggota DPR RI Komisi IV Bapak Nasyid Umar SP, juga Kodam TNI SulSel dan Bapak Kapolres Barru.

1489988818068

PLT. Bupati Barru saat memberi Sambutan

Plt Bupati Barru, Ir Suardi Saleh M.Si dalam sambutannya mengemukakan bahwa di Kab. Barru ada sekitar 400 hektar cetakan sawah baru. Peningkatan dalam bidang pertanian ini sebagai tujuan utama pemerintah Kabupaten Barru, karena selama ini bidang Pertanian merupakan pemasok terbesar dalam pendapatan Daerah Kabupaten Barru. Dalam kegiatan tersebut Perum bulog Bapak Irianto Hutagao juga mengumumkan kabar baik kepada seluruh Masyarakat tani Kabupaten Barru bahwa pencapaian terbaru Pertanian di Sulselbar mencapai sekitar 400 ribu ton gabah. Selain itu, Perum Bulog juga menyampaikan siap menyerap hasil panen di kabupaten Barru secara menyeluruh dengan kesiapan gudang bulog yang sangat memadai dan pihak Bulog akan melakukan penyerapan hasil panen petani dengan maksimal dengan membuka hari kerja tanpa hari libur. Sehingga perekonomian petani saat ini bisa meningkat. Papar Irianto Hutagao.

1489988821129

Menteri Pertanian didampingi PLT. Bupati barru Saat Menuju Lokasi Panen Raya.

Dalam kegiatan Panen Raya dan Serap Gabah tersebut Bapak Menteri mengutarakan dalam sambutannya dihadapan masyarakat tani Kabupaten Barru bahwa jika saat ini berada di Kabupaten Barru merupakan nostalgia pada masa kecil beliau karena ternyata pernah tinggal di kampung Ballewe Kecamatan Balusu menjadikan dirinya datang di kabupaten Barru walaupun dalam keadaan sakit. Datang dengan kabar gembira bahwa saat ini Indonesia tidak lagi mengimpor Beras. Hal ini merupakan komitmen Pemerintah terhadap masyarakat tani Indonesia agar lebih bisa meningkatkan semangat untuk bertani.

1489988819709

Menteri Pertanian dan Rombongan Sesaat Setelah Melakukan Sesi Panen.

Hingga Maret 2017, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan daerah dengan daya serap tinggi terhadap gabah petani dengan capaian hingga 200 Ribu ton sampai saat ini. Pada kesempatan tersebut bapak Menteri memberikan bantuan 10 mesin traktor, 4 paket traktor lengkap, 10 Pompa Air, serta perlengkapan alat panen. Dan yang lebih menarik lagi beliau sempat bertemu dengan sahabatnya dimasa sekolah dulu dan  diberikan bantun berupa 500 ayam dan 500 itik serta 1 set perlengkapan mesin traktor.

1489988815495

Sesi Wawancana Menteri Pertanian Dengan Wartawan.

Selain itu dalam sesi wawancaranya Bapak Menteri Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman , MP mengemukakan “Pemerintahan Kita saat ini akan melakukan Ekspor beras organik dengan Negara perbatasan Malaysia dengan tahap Awal 15.000 sampai 50.000 ribu Ton. Beliau pun menambahkan bahwa hasil panen di Kabupaten Barru mengalami perkembangan yang cukup pesat dan harga yang sangat bagus pula dari Bulog sendiri walaupun dengan kadar air hanya 25 %”. Adapun program Kementerian Pertanian kedepan membangun 30 ribu Embun bekerja sama dengan Menteri Desa, meningkatkan Pertanian Organik, Membangun daerah Perbatasan, Infrastruktur diperbaiki , dan melakukan mekanisme irigasi yang baik.

 

Liputan Khusus : Asriadi Rijal