Pinceng, Alat Tukar Unik di Pasar Pitu

Mendengar kata sebutan Pinceng itu bisa kita artikan sebagai pecahan, Doi Pinceng. Semua orang dahulu menggunakan jenis alat tukar ini yang berarti Uang Koin. Saat zamannya Doi Pinceng ini hampir semua digunakan oleh masyarakat sebagai alat tukar baik dipasaran maupun digunakannya sebagai pembayaran transportasi.

Begitupun dengan penggunaan kata Pinceng, dari literasi yang ada, pada rumah adat Saoraja Lapinceng di Balusu, Penggunaan nama Lapinceng diperkirakan karena proses pembangunan begitu lama. Pinceng dalam bahasa Bugis berarti piring kaca. Dari mulai pengadaan hingga pembangunan ada ratusan piring pecah. Pecahan-pecahan piring berhamburan juga menunjukkan biaya.

Pasar Pitu hadir mengembalikan kerinduan masyarakat akan tempo dulu, sistem belanja barang kita gunakan sistem tukar ‘Doi Pinceng’ ini. Jadi setiap ingin belanja di Pasar Pitu nantinya uang kita ditukar dengan Pinceng ini sebagai alat tukar nantinya. Tiap kepingan Pinceng ini bernilai 5 ribu hanya saja uniknya hanya berlaku di Pasar Pitu yang tiap akhir pekan akan hadir di Bola Pitue, Padongko, Kabupaten Barru.

#PasarPitu
#Pinceng
#AlattukardipasarPitu
#BolaPitue
#WisataBarru
#GenpiBarru
#Modern
#Tradisional
#GenpiSulsel
#ExploreSulsel
#PesonaIndonesia
#PasarDigital
#AyokeBarru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *