Sastrawan Barru Menjadi Pemateri di FGD Hari Anti Korupsi Internasional di Riau

Bawa Makalah Berjudul, Korupsi Bagai Api dalam Sekam

Hebat.  Kepala SMP Negeri 4 Balusu, Kabupaten Barru yang juga seorang sastrawan, Badaruddin Amir, diundang Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi salah pemateri tentang antikorupsi pada acara Focus Group Discusion (FGD).

FGD digelar dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang diselenggarakan di Pekan Baru Riau, pada 7-10 Desember mendatang. Badaruddin Amir yang juga seorang sastrawan yang dikonfirmasi, Jumat kemarin di Kantor Dinas Pendidikan Barru, membenarkan adanya undangan dari KPK.

Menurutnya, undangan resmi dari KPK yang ditandatangani Deputi Bidang Pencegahan, Pahala Nainggolan telah diterima, menyusul telepon dari panitia di Pekan Baru. Dalam diskusi tersebut, Badaruddin Amir mengaku akan membawa makalah berjudul, korupsi bagai api dalam sekam (kolaborasi lintas profesi melalui puisi dan karya sastra lainnya).
Dia mengungkapkan, undangan tersebut merupakan penghargaan besar terhadap sastra, dimana sastrawan dilibatkan secara lintas profesi sebagai mitra dalam melawan korupsi melalui karya-karya puisi dan karya-karya sastra lainnya.
Badaruddin sudah banyak menulis karya-karya sastra, puisi, cerpen dan esai. Puisi-puisinya yang bertema melawan korupsi termuat dalam antologi, puisi menolak korupsi yang diterbitkan Forum Sastra Surakarta, sedang cerpennya bertema, melawan korupsi diterbitkan penerbit De Lamacca dalam antologi berjudul “Apes”. Sedang karya-karyanya yang lain adalah kumpulan cerita pendek berjudul, Latopajoko & Anjing Kasmaran” penerbit Akar Indonesia.
“Kami tentu sangat berbangga karena KPK mengundang saya untuk bawa materi pada hari anti korupsi, saya akan berangkat 5 Desember,” ungkapnya. (mad/lim)

Sumber Artikel : Parepos
F
oto : Facebook Badaruddin Amir