WOW, Tali Mattojang Pesta Adat Paccekke Berumur 40 Tahun

Pesta adat Paccekke 2016 berakhir hari ini, namun ada yang sangat menarik untuk kita semua ketahui sebagai generasi penerus kab. Barru.

img_2563

Pesta ada Paccekke ini diadakan setiap tiga tahun sekali usai panen raya masyarakat Paccekke. Masyarakat secara gotong – royong melaksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat suka cita, bahkan perantau – perantau pun mengupayakan pulang kampung saat pesta adat akan di gelar. Yang menarik dari acara ini adalah keterlibatan pemuda – pemudi dalam pelaksanaan kegiatan ini, sehingga tidak ada kekhawatiran bahwasanya budaya ini akan punah karena sejak dini sudah melibatnya anak muda dalam kegiatan tersebut.

img_2569

Di tengah – tengah santapan sore, Suandi mengatakan bahwa Tali yang digunakan sebagai ayunan ( Mattojang ) itu ternyata terbuat dari Kulit Kerbau yang sudah berumur sekitar 40 tahun. Tali tersebut hanya digunakan saat Pesta Adat saja. Tuturnya.

14322682_1790817817869453_2797178602188538072_n

Selain Mattojang, di Lapangan Monumen Paccekke juga didendangkan Alunan khas Mappadendang sepanjang hari yang dilakukan oleh perempuan – perempuan di Paccekke baik itu dewasa maupun anak – anak. Dan di sisi lain terdapat arena Mappabitte yang disaksikan oleh banyak orang.

Penulis : Anca Adriansa

Fotographer : Jamal Muhammad