Yuk Intip Wajah Baru Destinasi Wisata Bola Pitue Barru

Menghabiskan liburan di Kabupaten Barru, banyak alternatif wisata yang bisa kamu kunjungi. Salah satu yang populer saat ini adalah destinasi Bola Pitue.

Bola Pitue terletak di Lingkungan Padongko, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Untuk bisa sampai kesana, kamu harus menempuh jarak sekitar kurang lebih 3 kilometer dari pusat kota. Letaknya yang strategis membuat Bola Pitue dapat dilalui berbagai macam kendaraan.

Bola Pitue sebenarnya bukanlah sebuah destinasi baru di Kabupaten Barru. Keberadaan Bola Pitue diketahui sudah ada sejak lama. Bahkan Bola Pitue sempat menjadi pilihan wisata favorit kala itu. Namun belakangan, sekitar beberapa tahun yang lalu, Bola Pitue sempat dibiarkan tak terurus sehingga tak lagi menjadi daya tarik wisatawan. Karena sepi pengunjung, akibatnya Bola Pitue pun perlahan tenggelam.

Barulah ditahun 2017 ini, pemerintah melalui Dinas Pariwisata Kab. Barru menghidupkan kembali Bola Pitue sebagai salah satu destinasi yang wajib kamu kunjungi saat ini. Bola Pitue diubah dengan gaya tampilan yang lebih segar dan menarik tanpa mengganti aksen lamanya. Guna menarik minat wisatawan berkunjung, Dinas pariwisata menambahkan beberapa ornamen sebagai sentuhan pelengkap.

DCIM102MEDIA

Barru.Org berkesempatan melihat langsung wajah baru Bola Pitue. Saat tiba didepan gerbang kami langsung disambut oleh replika tugu empat payung yang berdiri sejajar di depan gerbang. Kami pun melewatinya dan beranjak masuk ke area Bola Pitue. Disini suasananya seakan sudah terbangun dengan baik. Suasana yang begitu kental khas budaya orang Barru. Ini terlihat dari kesan rumah adat Barru yang menonjol. Rumah adat Barru memiliki ciri khas yakni jika diliat dari timpa laja’nya, struktur pemanfaatan ruangnya, serta dilengkapi lego-lego, dan ukir-ukirannya.

Di area Bola Pitue tersebut terdapat tujuh rumah yang berjejeran. Sesuai dengan namanya Bola Pitue atau dalam bahasa Indonesia yang berarti “Tujuh Rumah”, ini mewakili tujuh kecamatan yang ada di Barru, yaitu: Kecamatan Barru, Tanete Rilau, Tanete Riaja, Pujananting, Balusu, Soppeng Riaja, dan Mallusetasi. Rumah tersebut kemudian diberi sentuhan warna yang lebih hidup. Untuk menambah kesan asri dan nyaman, taman-taman sekitar pun ditata rapi agar mengikuti lekuk pelataran rumah.

IMG_8211

Oh ya, ada beberapa orang yang pernah bertanya pada kami di media sosial. Mereka bertanya mengapa hanya ada enam rumah saja yang terlihat di area Bola Pitue, padahal seharusnya ada tujuh rumah yang disebutkan. Barru.org pun punya jawabannya !. Ternyata, rumah adat kecamatan Balusu dan Soppeng Riaja itu berdempetan, sehingga banyak yang mengira kalau dua rumah yang tersambung itu terlihat seperti satu rumah yang besar. Hehehe…

Selain tujuh rumah adat yang berjejeran, kami juga terkagum-kagum dengan penampakan baruga utama Bola Pitue. Kami melihat perubahan mendasar pada kesan warna.
Pemilihan warna tersebut kami rasa tepat untuk melengkapi kesan rumah adat Bola Pitue. Dari sini kamu juga bisa melihat view pemandangan laut lebih dekat.

Terakhir, ada jembatan gantung berwarnah merah yang menjadi ikon baru destinasi Bola Pitue. Jembatan gantung ini bisa jadi latar studio alam yang bisa bikin hasil fotomu makin banyak dikomentari orang dan dipuji di media sosial.

Nah, jika kamu pemburu foto outfit of the day (OOTD), berfoto diatas jembatan rasanya bisa jadi pilihan tepat. Cukup siapkan kamera dan berfotolah dengan gaya OOTD kamu, hasilnya pasti bikin ketagihan!.

IMG_8207

Wajah baru destinasi Bola Pitue memang sangat mempesona. Meskipun belum lauching secara resmi, Bola Pitue kini sudah banyak dikunjungi wisatawan lokal. Jadi saran terbaik kami, datanglah pada pagi atau siang hari. Selain belum ramai, kamu juga bisa mendapatkan foto terbaikmu.

Penulis : Achmad Afandy

fandy tailor